Bupati Resmikan Gedung CVCU RSUD dr. Raden Soedjono Selong

TEKEN : Bupati menandatangani prasasti gedung CVCU RSUD dr. Raden Soedjono Selong.


LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Gedung Cardio Vascular Care Unit (CVCU) atau ruang perawatan intensif Jantung dan Pembuluh Darah RSUD dr. Raden Soedjono Selong Lombok Timur, akhirnya diresmikan. Peresmian dilakukan Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, (10/4/2026). 

Direktur RSUD dr. Raden Soedjono Selong, dr. H Anjasmoro, menjelaskan, gedung CVCU merupakan Proyek Strategis Daerah (PSD) yang selesai dibangun 17 Desember 2025 lalu. Sedangkan semua sarana dan prasarana pendukung selesai pada Januari. Untuk memberikan pelayanan terhadap pasien jantung dan pembuluh darah, disiapkan 7 Bad dengan empat orang dokter spesialis. 

"Pelayanan CVCU ini sebelumnya sudah berjalan. Ruangannya berdampingan dengan ICU. Namun sekarang gedung sudah jadi dan memiliki ruang CVCU tersendiri, sehingga secara otomatis kita bisa menambah bad untuk ICU,"jelasnya. 

Tahun 2025 lalu, RSUD dr. Raden Soedjono Selong telah membuka layanan bedah saraf dan bedah unkologi. Bedah unkologi ini, beberapa hal dilengkapi bukan SDM saja yang mahir, tapi ada penunjang lain sitotoksik, imunohistokimia (IHK), mamografi (untuk periksa payudara secara X Ray), mudahan dalam waktu dekat akan terpenuhi dari kementerian. 

"Ini menjadi PR kita, menambah sitotoksik dan imunohistokimia (IHK). Mudahan apa yang sudah kita punya ini menjadikan pasien lebih nyaman, tertib, bisa memberikan terbaik bagi masyarakat Lombok Timur,"jelasnya. 

Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, mengatakan, secara nyata kita lihat di masyarakat, hampir 10 persen alami penyakit jantung dan struk ada di Lombok Timur. Penanganannya pun tidak di Lombok Timur. Terutama pasien jantung dan struk yang mandiri, selama ini memilih langsung dibawa ke Mataram, karena saat itu Lombok Timur belum memiliki Alkes Jantung dan Struk. 

"Sekarang kita sudah punya CVCU dan SDM seperti empat dokter spesialis. Ini bukti keseriusan kita bagaimana melengkapi seluruh fasilitas kesehatan kita, yang dibutuhkan masyarakat, supaya tidak lagi ada masyarakat dirujuk keluar daerah, apakah itu ke Mataram atau pun Bali. Satu persatu fasilitas kesehatan kita lengkapi,"tegasnya. 

Ditegaskan, akan menjadi masalah jika hanya memiliki Faskes lengkap tapi tidak memiliki SDM yang mumpuni. Apalagi yang berat menurut kacamata Bupati, ialah SDM terutama dokter spesialis. Itu sebabnya, ia sangat terbuka dan membuka ruang untuk yang mau sekolah dokter spesialis. 

"Jika ada dokter berkeinginan sekolah spesialis, saya langsung tanda tangan, bahkan membantu siapkan biaya operasional. Karena kita ingin dokter spesialis yang dibutuhkan di daerah menjadi lengkap, seiring waktu juga kita akan bangun apa yang menjadi kekurangan. 

Contoh ruangan kanker sudah diperjuangkan Kemenkes dan insya Allah akan dibantu,"lugasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati menitipkan pesan Menteri Kesehatan, agar memperhatikan SDM, sehingga menjadi penting melengkapi spesialis yang di butuhkan. Ia juga berharap, masyarakat Lombok Timur diberikan semacam edukasi bagaimana menjaga hidup sehat, bagaimana menkonsumsi makanan yang bermanfaat tidak banyak memberikan dampak terhadap kesehatannya. 

"Masyarakat perlu ada edukasi yang kuat bagaimana menjaga kesehatan, karena faktor penyakit berat itu kebanyak dari makanan. Makanan salah satu penyebab struk dan jantung,"pungkasnya seraya menekankan agar memberikan pelayanan terbaik, ramah senyum. Dan insya Allah, segera kita bangun rumah sakit kanker, lahannya sudah kita beli. (gl)