![]() |
| H. Haerul Warisin |
LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Bupati Lombok Timur, tahun ini menganggarkan Rp 30 miliar, untuk bantuan sosial yang akan disalurkan Bupati pada masyarakat miskin ekstrem sampai kategori miskin. Terhadap bantuan sosial itu, Bupati menegaskan telah menyampaikan hal tersebut pada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lombok Timur, meminta pendampingan terhadap pengadaan paket Sembako Rp 30 miliar tersebut.
“Sudah disampaikan pada Ibu Kajari, minta pendampingan ada paket Sembako Rp 30 miliar dan itu sudah kelir,”tegas H Haerul Warisin, Bupati Lombok Timur, di Kantor Dinas PUPR (20/1/2026).
Warisin menegaskan, adanya bantuan sembako senilai Rp 30 miliar itu, pihaknya tidak lagi bicara untuk pengendalian inflasi. Melainkan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan kategori miskin. Datanya bersumber dari Dinas Sosial mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena bantuan tersebut akan disalurkan pada bulan Ramadan nanti.
“Jadi datanya diambil dari miskin ekstrem sampai kategori miskin sesuai Desil, peruntukannya sampai dimana uang Rp 30 miliar itu di stop jumlah penerimanya,”tegasnya.
Dalam pengadaan sembako ini, ia meminta tidak saja berupa Beras, gula pasir, minyak goreng dan lauk pauk. Akan tetapi ia juga meminta dalam paket tersebut ada sarungnya juga. Karena menurutnya, lumayan jika ada sarung yang diterima masyarakat penerima bantuan sosial, bisa digunakan ibadah.
“Sudah saya minta supaya ada sarung. Kan lumayan kalau ada sarung, bisa digunakan bulan ramadan,”pungkasnya. (gl)




Komentar