H Moh. Edwin Hadiwijaya

LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Untuk memastikan gizi Balita, Ibu Menyusui dan Ibu Hamil (B3) terpenuhi sesuai kebutuhan gizinya, dalam upaya mencegah stunting, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Lombok Timur, berharap kualitas menu MBG untuk B3 tetap sesuai kebutuhan gizi masing-masing.

Sebagai Ketua Satgas MBG, Wakil Bupati Lombok Timur, H Moh. Edwin Hadiwijaya, (5/3/2026) menegaskan, berdasarkan SK tersebut, tugas Satgas MBG lebih pada monitoring layanan MBG pada penerima manfaat dan sebagainya. Jangankan Pemerintah Daerah (Pemda), Satgas MBG pun tidak mempunyai ranah intervensi terkait menu. 

Paling banter dilakukan pengawasan terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) karena IPAL menyangkut lingkungan. 

"Tapi kalau urusan dapur mereka, paling hanya mengimbau. Yang banter disosialisasikan untuk cegah stunting, B3 harus tercover oleh dapur yang ada, jangan sampai tidak tercover,"tegasnya.

"Kalau masalah menu kan ada ahli gizi, dan ahli gizi itu bukan orang kita, tapi orang Badan Gizi Nasional (BGN),"tambah Wabup. 

Wabup meyakini, dari keseluruhan jumlah Dapur MBG yang beroperasi, tidak semua dapur menyajikan menu yang tidak cocok dengan kesesuaian gizi bagi B3. 

"Menu bagi B3 dan bahkan siswa saja kan beda-beda. Itu sebabnya ada istilah porsi kecil dan porsi besar. Tapi tetap kita harap kualitas menu sesuai dengan kebutuhan gizi penerima manfaat,"pungkasnya. (gl)