![]() |
| SUMPAH : Sekda Lombok Timur, mengambil sumpah jabatan dan melantik kepala Dikes dan Kepala Dikbud Lombok Timur. |
LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Setelah melalui proses Pansel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) M Nurul Wathoni, dan Kepala Dinas Kesehatan H Lalu Aries Fahrozi, akhirnya di Lantik. Pelantikan dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM Juaini Taofik, di Pendopo Bupati Lombok Timur, (8/1/2026).
Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, mengatakan, terhadap dua pejabat yang diambil sumpahnya dan dilantik, menjadi energi untuk dilaksanakan. Ucapan sumpah selain untuk diri sendiri, tapi disaksikan banyak orang dan Tuhan. Sehingga diharapkannya, Kedua kepala dinas yang diambil sumpahnya, bisa membawa Lombok Timur lebih baik, memajukan Lombok Timur baik dari sisi kesehatan dan pendidikan.
"Dua dinas ini sangat penting, karena menjadi prioritas kita bagaimana pendidikan maju dan kesehatan lebih baik dari sebelumnya,"tegasnya.
Pada pundak kedua kepala Dinas itu, Bupati menaruh harapan kepala Dikes bagaimana pembinaan pada Puskesmas yang ada. Sedangkan Kepala Dikbud, bagaimana Kepala Unit (Kanit) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dan Kepala Sekolah, dan guru yang ada dibawah. Mengingat, Dikbud ini sangat luas, mulai dari guru TK sampai guru SMP, dari PNS, PPPK dan PPPK paruh waktu.
"Ini semua menjadi tanggungjawab kepala dinas untuk mengawasi, bagaimana pendidik menjadi pendidik yang baik,"lugasnya.
Lanjutnya, memang Lombok Timur salah satu daerah yang jumlah penduduknya terus bertambah, sehingga dituntut harus kuat, tidak boleh menyerah. Sehingga pihaknya mengaku sangat senang memiliki Kepala Dinas (Kadis) yang semuanya baik dan hebat, bagus dalam bekerjasama. Bapenda contohnya, dulu mungkin tidak pernah diberikan semangat sehingga target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak mencapai target. Namun sekarang, selalu ia mendorong, sehingga PAD tahun 2025 menembus 99,49 persen lebih dan hampir menembus 100 persen. Capaian ini, merupakan tertinggi dan menjadi sejarah.
"Kita harus bekerjasama, untuk kemajuan daerah kita. Dan PAD kita berada di posisi yang sama tahun depan sudah bersyukur. Karena hal ini kita bicara penomena alam,"lugasnya.
Sekarang ini, alam sudah tidak bersahabat, bencana sudah terjadi di beberapa daerah, seperti Aceh, Sumatera dan terakhir terjadi banjir di Sulawesi. Kalau Lombok Timur tetap stabil, maka perekonomian daerah akan merangkak naik. Karena sumber pertumbuhan ekonomi sudah banyak bertambah, seperti adanya dapur MBG, dan kegiatan lainnya juga banyak.
Belum lagi saat ini, Pemda Lombok Timur sedang membangun infrastruktur jalan melalui program percepatan anggaran tahun jamak. Ini salah satu faktor yang bisa memberikan Pertumbuhan ekonomi cepat. Pertumbuhan ekonomi cepat jika jalan biak semua.
"Capaian PAD ini hasil pekerjaan bersama kepala dinas. Kalau itu dibilang sukses belum, hasil kerja kita ini baru setai kuku, belum apa-apa,"pungkasnya. (gl)




Komentar