![]() |
| H HAERUL WARISIN |
LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Sebanyak 1000 lebih Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang di bangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Seluruh Indonesia. Salah satunya, di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Lombok Timur. Bupati menangkap informasi dalam waktu dekat Presiden RI akan meresmikan KNMP. Sehingga pihaknya pun berjuang, agar Presiden datang meresmikan KNMP Se-Indonesia, dari KNMP Ekas Buana.
Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, menyebutkan, dari penilaian 1000 lebih KNMP, ia mendengar dari Menteri KKP, akan minta pada Presiden agar KNMP satu tempat untuk Presiden melakukan peresmian. Begitu mendengar pernyataan Menteri KKP, dirinya langsung ingin Presiden datang, karena pikirannya efek domino diharapkan, sehingga berjuang untuk menghadirkan Presiden.
Disampaikannya pada Dirjen dan Wakil Menteri (Wamen KKP), supaya Presiden datang ke Lombok Timur meresmikan KNMP. Karena Presiden bukan saja akan meresmikan KNMP, tapi juga meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan. Karena sejak puluhan tahun di selatan, tidak pernah menikmati air PDAM, dan baru sekarang menikmati air PDAM setelah adanya SPAM Pantai Selatan.
"Ini sejarah bagi Presiden untuk meresmikan itu. Kita sudah perjuangkan, mudahan Presiden bisa datang ke KNMP. Final kejelasannya itu nanti di tanggal 14 mendatang,"ucapnya.
Karena totalitas mendukung semua program Presiden, sehingga harapan pada Presiden meresmikan KNMP dari KNMP Ekas Buana suatu hal yang wajar. Karena sisi lain, terlalu banyak program yang bisa diresmikan di Lombok Timur. Apalagi Pemda Lombok Timur sudah membeli lahan untuk Sekolah Rakyat (SR) seluas 7 hektare, lahan untuk Sekolah Unggul Garuda Nusantara, dapur MBG terbanyak di NTB dan lainnya.
"Kalau Bapak Presiden tidak datang ya pasti kecewa kita. Tapi mudahan datang, karena banyak efek domino kita peroleh, jika Presiden datang ke KNMP Ekas Buana,"pungkasnya. (gl)




Komentar