![]() |
| SERAHKAN : Bupati Lombok Timur didampingi Sekda, menyerahkan SK perpanjangan pada 258 PPK formasi tahun 2021. |
LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin, memperpanjang SK 258 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun pengangkatan 2021. Dari jumlah tersebut, 252 diantaranya PPPK guru dan 6 orang PPPK formasi Tenaga Kesehatan (Nakes). SK perpanjangan PPPK guru dan Nakes diberikan Bupati, di Pendopo Bupati, (8/1/2026).
"PPPK wajib saya perpanjang karena ASN,"tegas H Haerul Warisin, Bupati Lombok Timur.
Warisin menuturkan, pagi (kemarin, red) di Pendopo menerima salah satu guru SMP. Guru tersebut meminta dapat dikabulkan keinginannya berhenti menjadi guru SMP, memilih ingin mempelajari agama dan membuka usaha. Namun saat ditanya alasan berhenti jadi guru, karena tidak bisa mengikuti perkembangan digitalisasi, tidak paham digital sehingga itu membuatnya malu. Karena memang di SMP sudah serba digital.
Dari penuturannya itu, sehingga pihaknya pun meminta guru di Lombok Timur, baik yang PNS, PPPK mau pun PPPK paruh waktu, terus belajar menguasai digitalisasi dan mengikuti setiap perkembanhannya.
"Jangan sampai guru kalah sama murid. Tapi bagi saya ketika guru itu minta mundur alasan malu tidak paham digitalisasi, itu pengakuan yang bagus. Artinya berbenah dari sekarang, untuk menyongsong pekerjaan-pekerjaan lain diluar,"tegasnya.
Ia mengungkapkan, kalau tidak salah mendengar, bahwa PPPK sudah bisa menjadi kepala sekolah. "Sekarang PPPK sudah bisa jadi kepala sekolah. Untuk PPPK tenaga kesehatan, sedang saya usulkan bisa menjadi kepala puskesmas, suratnya sudah di layangkan,"lugasnya.
Karena itu ia berharap dimana pin bertugas, PPPK bekerja lebih baik, karena bagian dari pegawai pemerintah Lombok Timur. Baginya, semua sama sehingga tanggungjawab pun sama, cara melayani masyarakat juga sama. Terutama PPPK tenaga kesehatan, dimana-mana selalu ditekankan melayani masyarakat dengan ramah dan tamah.
"Kita semua harus bergerak, jangan karena mau pensiun lantas tidak meninggalkan legesi baik, semakin mau pensiun semakin rajin dan semakin berbuat baik, supaya ada legesi yang ditinggalkan saat pensiun,"serunya. (gl)




Komentar