SUMPAH : Para pejabat eselon dua dan tiga saat dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Lombok Timur, di lobi kantor Bupati. 


LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Rotasi kursi jabatan eselon dua dan tiga, kembali dilakukan Bupati Lombok Timur. Dari 32 pejabat yang dimutasi, lima diantaranya pejabat eselon dua, sisanya pejabat eselon tiga. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, di lobi kantor Bupati, (10/6/2026). 

Lima pejabat eselon dua yang dilantik, H Hasni sebelumnya kepala BPKAD menduduki jabatan baru sebagai kepala Bapenda, H Achmad Dewanto Hadi sebelumnya kepala Dinas PUPR menduduki jabatan baru sebagai kepala Bappeda, H Muhammad Zaidar Rohman sebelumnya kepala Bappeda menduduki jabatan baru sebagai kepala BPKAD, Muksin sebelumnya menjabat kepala Bapenda menduduki jabatan baru sebagai kepala DP3AKB. Sedangkan Widayat sebelumnya menjabat kepala Dispar menduduki jabatan baru sebagai kepala Dinas Damkarmat.

Dari rotasi lima jabatan eselon dua itu, kursi jabatan kepala Dispar dan Kepala Dinas PUPR kosong dan di isi Pelaksana Tugas (PLT). Selain itu, beberapa OPD sampai saat ini masih dijabat PLT, yakni Inspektorat, dan Dispora. Lima Kursi jabatan eselon dua sedang dalam proses lelang. 

Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, menegaskan, niatan mutasi ini tidak lain untuk kemajuan Lombok Timur. Menurutnya, mutasi ini juga merupakan pendahuluan, karena beberapa minggu kedepan, ditegaskan akan lagi ada mutasi. Sehingga semua diminta bersiap, jika terjadi mutasi. 

"Semua pejabat eselon dua dan tiga yang dirotasi, adalah orang baik dan berhasil,"tegasnya. 

Dikatakan Warisin, semua kepala dinas di evaluasi dan meminta terus bekerja. Ia meminta jangan pernah ada pemikiran ini dipilih karena faktor politik, karena ditegaskan itu sudah buyar. Melainkan pengisian jabatan ini murni pemikirannya, bagaimana Lombok Timur di duduki pejabat yang bekerja bersama dan semangat. 

"Jangan ditempat baru lantas tidak semangat, itu jelas hal salah. Dimana pun bekerja, maka bekerja dengan baik dan bekerja penuh semangat,"tandasnya. 

Disinggungnya, Muksin sebelumnya saat menjabat kepala Bapenda, memiliki keberhasilan luar biasa dimana pada tahun 2025 bekerja keras sehingga bisa mengangkat PAD. Kemudian H Hasni yang kini menduduki jabatan baru sebagai kepala Bapenda, juga harus bekerja karena PR berat H Hasni kedepan, bagaimana mempertahankan capaian PAD yang mencapai 99,98 persen lebih. Termasuk H Achmad Dewanto Hadi, juga sudah menunjukkan kinerja yang sangat baik.

"Ini prestasi yang baik. Sekarang coba di OPD lain,"ucapnya seraya menyorot Muksin, agar kerja-kerja keluarga berencana harus dibangkitkan lagi. 

"Ini percobaan, semua akan kita evaluasi secara berkala setiap enam bulan,"tambah orang nomor satu di Lombok Timur itu.

Pada kesempatan itu, Bupati menyinggung tahapan yang sedang berlangsung dalam proses pembangunan gedung serbaguna (MICE). Ia juga menyinggung besarnya dampak Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) terhadap ekonomi Lombok Timur. Dimana baik CFD mau pun CFN, menghadirkan semua pelaku UMKM. Seperti yang dibuka di Kecamatan Pringgabaya, memberikan dampak luar biasa. Mereka yang terlibat dalam CFN dan CFD itu, merupakan pelaku UMKM yang mendapat bantuan modal belum lama ini.

"Saya harap semua Kecamatan bisa melaksanakan CFD dan CFN. Itu salah satu cara membangkitkan ekonomi Lombok Timur. CFD dan CFN ini harus dikembangkan, maka dengan sendirinya UMKM kita akan terberdayakan,"pungkasnya. (gl)