![]() |
| Para pejabat eselon III dan IV saat dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Pendopo Bupati. |
LOMBOK TIMUR I gadalombok.co – Sebanyak 155 pejabat eselon tiga dan eselon IV lingkup Kabupaten Lombok Timur, dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati, (16/10/2026)
Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, secara tegas mengingatkan jabatan bukanlah sekadar penghargaan, bukan pula sekadar kedudukan, tapi jabatan adalah amanah, yang harus dijalankan sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) yang melekat pada jabatan yang diemban.
“Diharapkan agar benar-benar jabatan ini menjadi amanah, yang secara bersama-sama dijalankan untuk kepentingan bangsa dan negara, termasuk rakyat Indonesia,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyentil Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). “Saya dengar di Perijinan itu, ada karyawan memberikan prinsip ini dan itu, tidak ada itu. Kita hadir untuk melayani masyarakat,” ucapnya.
Terhadap mereka yang dilantik, kembali Politisi Gerindra itu mengingatkan supaya betul-betul bekerja, melakukan koordinasi, kerjasama, dan bekerja sesuai Tupoksi. Para pejabat harus ada inisiatif, jangan hanya menunggu perintah dan ditegur dulu baru bekerja. Karena bagaimana naifnya sekarang kalau misalkan menjadi pejabat termasuk menjadi Bupati, lantas hanya bekerja menunggu perintah dulu. Sama dengan semua pejabat, begitu ditegur baru bekerja dan begitu ditanya bingung menjawab.
“Nikmati jabatan itu sebagai amanah untuk membantu masyarakat. Jangan mau kalah sama orang luar, dan harus pemberani. Jangan begitu diperiksa akhirnya kebingungan semua. Jangan takut jadi pembantu masyarakat, selama benar bekerja dengan baik, itu jadi patokan,” imbuhnya.
Lebih jauh diungkapkan, yang harus dipahami inti dari pelantikan itu, ketika dilantik berarti dipercaya. Maka kepercayaan tersebut dipegang dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, bila terjadi kesalahan itu hal biasa dan bisa diperbaiki. Tapi baginya yang tidak benar, jika tidak berbuat sama sekali.
“Silahkan bekerja dan layani masyarakat dengan baik, laksanakan tugas dengan jujur, integritas adalah hal paling pokok.” pungkasnya seraya mengingatkan bahwa mutasi itu hal biasa. Antara pejabat baru dengan pejabat lama jangan lupa koordinasi. Jangan karena menjadi pejabat baru, lalu malu bertanya maka akan tersesat dalam bekerja. (gl)

Komentar