gadalombok.co
Bupati Lombok Timur, bersama LPTQ, pelatih dan Official, foto bersama dalam pelepasan 53 peserta MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi NTB

LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Sebanyak 53 peserta kontingen Kabupaten Lombok Timur, akan berlomba pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI tingkat Provinsi NTB, di Kabupaten Lombok Tengah. Kontingen ini membawa misi tiga besar, setelah MTQ tingkat Provinsi sebelumnya di posisi tujuh. Kontingen ini, di lepas Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, di Pendopo Bupati, (7/6/2026).

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lombok Timur, HM Juaini Taofik, dalam laporannya, menegaskan kesiapan kontingen Lombok Timur, dalam rangka mengikuti MTQ ke-XXXI tingkat Provinsi NTB. Semangat yang di dengungkan Bupati, LPTQ menjadikan itu sebagai semangat dari waktu ke waktu. 

LPTQ lanjutnya, melakukan empat tahap Training Center (TC) secara terpisah di Pondok Pesantren (Ponpes) dan terpusat di Nurul Islah Keruak. TC kedua secara terpusat di Pondok Tetebatu. 

"Atas saran pelatih dan official, kami melakukan uji publik dan uji coba di masjid Kantor Bupati. Mudahan dengan fasilitas yang bagus, menghasilkan iklim yang bagus,"katanya. 

Disebutkan, keikutsertaan dalam MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi ini, Lombok Timur mengirim 101 orang terdiri dari 53 peserta, 15 pelatih, tiga petugas kesehatan dan 15 Official. Sedangkan Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, menjadi ketua kontingen . 

"Ini yang membedakan kita dengan MTQ sebelumnya, dulu pendampingnya yang banyak, tapi  sekarang tiga petugas kesehatan, 15 official,"ucapnya seraya mengatakan, dengan semangat MTQ untuk membumikan Alquran. 

Sementara itu, Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin, setelah mendengar laporan Ketua Umum LPTQ Lombok Timur, sehingga pihaknya menyimpulkan kesiapan kafilah Lombok Timur betul-betul matang. Kalau MTQ tingkat Provinsi sebelumnya Lombok Timur berada pada peringkat ke tujuh, ia berharap MTQ kali ini bisa berada pada posisi tiga besar. 

Ia mengingatkan, semua kafilah tetap menjaga kesehatan, menjaga sikap dan sopan santun selama berada di daerah orang, dan terutama menjaga makanan, agar ketika bertanding tidak terganggu. Kalau tidak menjaga kesehatan, tidak menjaga makanan, pasti saat di arena akan gagal. 

"Terimakasih atas edukasi selama ini, melakukan pembinaan dan pelatihan secara online mau pun offline. Mudahan ikhtiar dilakukan selama ini, diberikan keberkahan dan Lombok Timur mendapat peringkat lebih bagus,"pungkasnya seraya menjanjikan LPTQ tambahan anggaran Rp 1 miliar tahun depan, jika berhasil meraih podium tiga besar pada MTQ ke-XXXI tingkat Provinsi NTB. (gl)