H. Haerul Warisin


LOMBOK TIMUR I gadalombok.co - Harga cabai di pasaran masih melambung tinggi. Karena stok cabai untuk menyetabilkan harga cabai di Lombok Timur, tidak banyak. Bupati Lombok Timur berkomunikasi dengan Champion Cabai H Subhan, meminta bantuan mencari cabai ke Makasar untuk di beli. Cabai tersebut akan digunakan menekan harga cabai di daerah ini.

"Dari champion cabai kita sudah coba komunikasi dengan salah satu daerah di Makasar, tempat pembelian cabai. Kita akan beli sekitar 2 ton bahkan lebih,"kata H Haerul Warisin, Bupati Lombok Timur, di kantornya, (3/3/2026). 

Pembelian cabai di luar daerah itu, dilakukan sebagai upaya pemerintah Lombok Timur, melakukan intervensi terhadap harga cabai di daerah ini. Pihaknya juga telah meminta Dinas Pertanian bersurat pada Badan Pangan Nasional (Bapanas), membantu alat transportasi. 

"Kalau dapat Rp 50 ribu atau Rp 60 ribu per Kg, kita beli. Nanti itu kita jual dengan harga sama di masyarakat. Dalam hal ini tidak untuk mencari untung,"tandasnya. 

"Pastinya jumlah pembelian masih nunggu jawaban pihak terkait di Makasar. Tapi kalau dibantu empat sampai 5 ton, tapi harga tinggi kita juga akan lihat-lihat,"tambah Warisin. 

Ia mengungkapkan, Lombok Timur sudah meraih juara pengendalian inflasi daerah. Tapi di satu sisi kondisi harga cabai Lombok Timur bulan ini, seolah olah menghapus prestasi juara inflasi tahun 2025. Dari itu, ia meminta Dinas Pertanian Lombok Timur yang sudah melakukan pengadaan polyback, untuk dibagikan pada semua ASN, PPPK Paruh Waktu dan tenaga honorer. Semua jajaran pegawai diminta menanam cabai di rumah masing-masing menggunakan polyback tersebut.

Kalau saja satu pohon hasilnya 1 Kg, dikalikan dengan jumlah ASN, PPPK Paruh Waktu dan honorer, maka akan menghasilkan cabai hingga belasan ton. Kalau semua menanam cabai di pekarangan atau menggunakan polyback atau pot, maka tidak akan terjadi harga cabai melambung tinggi. 

"Yang jelas, sekarang kita beli dulu dari wilayah Makasar untuk intervensi harga cabai di Lombok timur, agar cepat stabil. Terlebih jelang idul Fitri nanti,"pungkasnya. (gl)